ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA BURNOUT SYNDROME PERAWAT DI RUANG CRITICAL CARE
DOI:
https://doi.org/10.36973/jkih.v12i2.605Kata Kunci:
burnout syndrome, Perawat, critical careAbstrak
Burnout syndrome adalah suatu kumpulan gejala fisik, psikologis dan mental yang bersifat destruktif akibat dari kelelahan kerja yang bersifat monoton dan menekan. Bagian perawat yang mudah mengalami burnout syndrome adalah perawat yang menangani pasien gawat darurat. Perawat yang menangani pasien gawat darurat diantaranya adalah ICU (intensif care unit), HCU (high care unit), dan IGD (instalasi gawat darurat), dikarenakan tuntutan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding perawat di ruang rawat inap lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kejadian burnout syndrome pada perawat di Ruang Critical Care dan melihat faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini melibatkan 38 responden yang merupakan perawat yang bertugas di ruang critical care. Hasil dari penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami burnout kategori rendah sebanyak 18 orang (47,4%). Hasil uji statistik menunjukkan diperoleh hubungan yang bermakna antara faktor individu dan faktor organisasi dengan burnout syndrome perawat. Faktor yang paling dominan terhadap terjadinya burnout syndrome dapat dilihat dari hasil analisis multivariat yaitu nilai OR yang paling besar dan signifikan nilainya adalah Faktor Organisasi dengan nilai OR 5,907. Hal ini menunjukkan bahwa Faktor Organisasi merupakan faktor yang paling berpengaruh 5,907 kali terhadap terjadinya burnout syndrome perawat dibanding faktor yang lain.
Unduhan
Referensi
Asi, S.P. (2011) ‘Pengaruh Iklim Organisasi dan Burnout terhadap Kinerja Perawat RSUD dr . Doris Sylvanus Palangka Raya’, (66), pp. 515–523.
Asih, F. and Trisni, L. (2015) ‘Hubungan Antara Kepribadian Hardiness Dengan Burnout Pada Perawat Gawat Darurat Di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum’, Psikodimensia, 14(1), pp. 11–23. doi:10.24167/psiko.v14i1.370.
Asruni and Neisya Saliza Gifariani (2021) ‘Analisis Pengaruh Faktor Burnout Syndrome: Individual Effort Factors, Organizationals Effort Factors, Dan Work Environment Effort Factors Terhadap Job Satisfaction Pada Perawat Di Rsud Ratu Zalecha Martapura (Masa Pandemi Covid-19)’, Kindai, 17(1), pp. 137–141. doi:10.35972/kindai.v17i1.574.
Indilusiantari, V. and Meliana, I. (2015) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Burnout Syndrome Pada Pegawai Di Direktorat Bina Kesehatan Kerja Dan Olahraga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta Selatan Tahun 2015’, 7(1), pp. 28–33.
Luh, N., Dian, P. and Sari, Y. (2011) ‘HUBUNGAN BEBAN KERJA , FAKTOR DEMOGRAFI , LOCUS OF CONTROL DAN HARGA DIRI TERHADAP BURNOUT SYNDROME IRD RSUP SANGLAH’, (2009), pp. 51–60.Moria, E. and Dkk (2018) ‘Burnout Syndrome Pada Perawat Di Ruangan Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan’, Jurnal Keperawatan Priority, 1(1), pp. 40–46.
Nugroho, A.S., Andrian and Marselius (2012) ‘Studi deskriptif burnout dan coping stres pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya’, Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 1(1), pp. 1–6.
Nurmansyah, E., Sri Susilaningsih, F. and S, S. (2014) ‘Tingkat Ketergantungan dan Lama Perawatan Pasien Rawat Observasi di IGD’, Jurnal Keperawatan Padjadjaran, v2(n3), pp. 191–201. doi:10.24198/jkp.v2n3.7.
Robiatul Adawiyah, R.A. (2013) ‘Kecerdasan Emosional, Dukungan Sosial dan Kecenderungan Burnout’, Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2), pp. 99–107. doi:10.30996/persona.v2i2.97.
Sari, I.K. (2015) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan burnout perawat di RSUD Haji Makassar’, Skripsi, pp. 1–66.
Semarang, K. (2014) Pengaruh beban kerja terhadap stres perawat igd dengan dukungan sosial sebagai variabel moderating.
Yani, M.R. and Kamil, H. (2016) ‘Karakteristik Perawat dengan Burnout di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh Nurses CHARACTERISTICS AND BURNOUT AT GENERAL’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 1(1), pp. 1–7. Available at: http://jim.unsyiah.ac.id/FKep/article/view/1679/2906.



