FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IBU DENGAN BAYI KE PELAYANAN BABY SPA DI KECAMATAN INDRAMAYU

Penulis

  • Fatin Hamamah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.36973/jkih.v10i2.410

Kata Kunci:

Faktor-faktor kunjungan, ibu, baby spa, Kuantitatif

Abstrak

Di Indonesia SPA merupakan suatu kebutuhan dan gaya hidup yang diminati oleh berbagai kalangan. Industri SPA di Indonesia mengalami pertumbuhan ketiga tercepat dan terbesar dikawasan Asia setelah India dan Cina. Baby spa adalah perawatan spa tubuh pada bayi yang dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu senam bayi, mandi berendam dan pijat bayi. Ketiga tahapan tersebut bermanfaat untuk melatih otot dan kekuatan tubuh bayi, membantu perkembangan sistem pernafasan bayi, relaksasi, memperbaiki sirkulasi darah dan pencernaan bayi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu dengan bayi (Usia 0-12 Bulan) ke Pelayanan Kesehatan Baby Solus Per Aquam (Spa) di Wilayah Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu. Penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif kolerasi, menggunakan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel adalah Proportional Random Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan cara wawancara.

Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kunjungan ibu dengan bayi ke pelayanan baby spa di wilayah Kecamatan Indramayu tahun 2020 dengan OR 5,281.Variabel berikutnya yang domain secara berurutan adalah sikap (4,048), dukungan suami (3,848), motivasi (3,762), berat badan bayi (3,363) dan dukungan keluarga (2,106). Saran ibu dan tenaga kesehatan lebih memberikan perhatian dalam pemenuhan stimulasi dan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak untuk pemantauan deteksi dini

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aulia, 2015. Petunjuk Praktis Pijat Senam dan Yoga Sehat untuk Bayi. Araska, Yogyakarta
Ayu Wulandari. 2014. Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Dalam Memberikan Baby Spa Pada Bayi. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.
Barbara, Kozier dkk. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Bastian A, Syarifah, dan Tukiman. (2014). Pijat Bayi oleh Pemijat Bayi Traditional Di Kecamatan Medan Area Tahun 2014. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, USU, Vol 1 No. 2.
Friedman. (2014). Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset, Teori, & Praktik : ECG
Imamah. 2012. Perencanaan Bidan Praktek Mandiri Bpm. [18 september 2018]. http://imamah03.blogdetik.com/2012/01/11/perencanaan-bidan-praktekmandiri-bpm.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor369/MENKES/SK/III/2007, Tentang Standar Profesi Bidan.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2019
Nomor1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang penyelenggaraan pengobatankomplementer-alternatif.
Lerner. (2001). Encyclopedia of children’s health. Dipetik 4 Februari 2013: www.healthofchildren.com
Nursalam. (2011). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
___________. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Peraturan Menteri Kesehatan RI No: 1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang JenisJenis Terapi Komplementer.
Peraturan Menteri Kesehatan RI, No. : 1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang penyelenggaraan pengobatan
Riksani, R. 2012. Keajaiban ASI (Air Susu Ibu). Jakarta: Dunia Sehat.
Roesli, Utami. 2010. Pedoman Pijat Bayi. Jakarta: PT.Trubus Agriwidya
Rosadalima Lebo Atu, Atti Yudiernawati, T. N. (2017). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi Ibu dalam Meningkatkan Status Gizi Pada Balita Dengan Status Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Bareng. Nursing News, 2(3),21–33. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/450/368
Suari, 2010. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Pijat Bayi Terhadap Perilaku Ibu Dalam Memijat Bayi Secara Mandiri Di Keluran Girimargo Sragen https://eprints.ums.ac.id
Suparyanto, (2011) Pijat Bayi. Diakses pada tanggal 15 Juli 2019
Soedarto., 2014.Mikrobiologi Kedokteran : Medical Microbiology. Sagung Seto. Jakarta
Soetjiningsih dan Ranuh, G. Tumbuh Kembang Anak Ed 2. Jakarta: EGC; 2013
Yahya, N. (2011). Spa Bayi Dan Anak. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Wawan.A, Dewi. 2011. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
Wied, Harry A. Gizi Keluarga, Penebar Swadaya. Jakarta;2014.
Widodo, 2013, Efektivitas Baby spa Terhadap Lamanya Tidur Bayi Usia 3-4 Bulan, Jurnal, Program Studi Fisioterapi UMS, Surakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-30

Cara Mengutip

Hamamah, F. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IBU DENGAN BAYI KE PELAYANAN BABY SPA DI KECAMATAN INDRAMAYU. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 10(2), 40–53. https://doi.org/10.36973/jkih.v10i2.410

Terbitan

Bagian

Artikel