HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.36973/jkih.v10i1.345Kata Kunci:
Exclusive Breastfeeding, Toddler, StuntingAbstrak
Pendahuluan: Stunting menggambarkan permasalahan serius yang berlangsung pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis. Balita yang mengalami stunting disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam tubuh anak yang baik dan masksimal salah satu faktornya adalah pemberian ASI Ekslusif saat bayi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubugan pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian Stunting pada balita di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi adalah semua balita dengan kejadian stunting dan tidak stunting di kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan subjek penelitan sebanyak 200 sampel yang terdiri dari case sebanyak 100 responden dan control sebanyak 100 responden, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Variabel independen adalah riwayat pemberian ASI Ekslusif sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting. Alat mengumpulkan data adalah lembar kuesioner. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: uji Chi-Square didapatkan Asymp Sig (2-tailed) 0,000 <α (0,05) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulan: Ada hubungan riwayat pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting.
Unduhan
Referensi
DINKES NTT. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur . Kupang: Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur.
Direktorat Gizi Masyarakat. (2017). Buku saku Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG). Jakarta: Dikjen Kesmas Kementerian Kesehatan.
Indrawati, S., & Warsiti. (2016). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 2-3 tahun di Desa Karangrejek Wonosari Gunungkidul.
Kemenkes. (2018). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2018. https://www.kemkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2018/5304_NTT_Kab_TTS_2018.pdf
Locitasari, Y. (2015). Perbedaan Pertumbuhan Bayi Usia 0-6 Bulan yang Diberi ASI Eksklusif dengan yang Diberi Susu Formula di Kecamatan Ngawi. Skripsi.
Onayade AAA, Abiona TC, Abavomi IO, Makanjuola RO. (2014). The first six month growth an illness of exclusively and nonexclusively breast-fed infants in Nigeria. Negeria: East afr Med J. 81: 146-53. 5.
Pengan J, Kawengin S, Rombot D. (2015). Hubungan antara Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Luwuk Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.
Ramli, Agho KE, Inder KJ, Bowe SJ, Jacobs J, Dibley M. (2017). Prevalence and Risk Factors For Stunting and Severe Stunting Among Under-fives in North Maluku Province of Indonesia. BMC Pediatrics ; 9:64.
Riordan J, Wambach K. (2017). Breastfeeding and Human Lactation. Boston: Jones and Bartlett Publishers.
RISKESDAS. (2018). Hasil Utama Riskesdas. Jakarta: Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Rohmatun, N. (2014). Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten.
Soetjiningsih. (2015). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Syarif I. (2018). Hubungan antara Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Umur 2-3 Tahun di Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu [tesis]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
TNP2K. (2018). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024.http://www.tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis 2018/Sesi 1_01_RakorStuntingTNP2K_Stranas_22Nov2018.pdf
Ukegbu AU, Ebenebe EU, Ukegbu, PO. (2016). Breastfeeding Paterm, Anthropometry and Health Status of Infants Attending Child Welfare Clinics of Teaching Hospital in Nigeria. J Clin Nutr; 23(4):191-6.
Umeta M, West CE, Verhoef H, Haidar J, Hautvast GAJ. (2013). Factor Associated with Stunting in Infants Aged 5-11 Months in The Dodota-Sire District, Rural Ethiopiai. J.Nutr 133:1064-9.
Wahyuni, I. S. (2011). Hubugan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Anak Balita Di Desa Ngemplak Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Surakarta: Universitas Sebelas Maret
World Health Organization. (2013).The Optimal Duration of Exclusive Breastfeeding. Report od an Expert Consultation. Switcerland: Geneva.
WHO. (2020). UNICEF/WHO/The World Bank Group joint child malnutrition estimates: levels and trends in child malnutrition. World Health Organization



