GAMBARAN FAKTOR RISIKO STROKE PADA PASIEN STROKE DI POLIKLINIK SARAF RSUD INDRAMAYU

Penulis

  • Riyanto Riyanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indramayu
  • Siti Nuraisyah STIKes Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.36973/jkih.v5i2.32

Kata Kunci:

Faktor, Risiko, Stroke

Abstrak

Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan neurologis yang utama di Indonesia dan merupakan kegawatdaruratan medis yang harus ditangani secara cepat, tepat dan cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko stroke pada pasien stroke di Poliklinik Saraf RSUD Indramayu tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke yang menjalani pengobatan di Poliklinik Saraf RSUD Indramayu dan pengambilan sampel dengan menggunakan quota sampling sehingga didapatkan sampel yang berjumlah 67 responden. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat.Hasil penelitian menunjukan persentase terbanyak untuk umur adalah sebanyak 35 (52,2%) responden berusia 57 tahun, berjenis kelamin perempuan 35 (52,2%) responden, memiliki riwayat penyakit keluarga 56 (83,6%) orang, seluruh responden memiliki riwayat hipertensi (100%), memiliki riwayat diabetes mellitus 42 (62,7%) responden, tidak memiliki riwayat penyakit jantung 66 (98,5%) responden, dan tidak pernah merokok 35 (52,2%) responden.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Riyanto Riyanto, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indramayu

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Dosen Keperawatan

Siti Nuraisyah, STIKes Indramayu

Mahasiswa Keperawatan

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

[1] Hafid, Muh. Anwar. 2012. Hubungan Riwayat Hipertensi dengan Kejadian Stroke Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makasar 2012. (http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/941/908) (diakses pada tanggal 21 November 2016 pukul 12.15 WIB)

[2] Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. (http://www.depkes.go.id) (diakses pada 9 Desember 2016 pukul 9.10 WIB)

[3] Muttaqin, Arif. 2008. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Persarafan. Jakarta : Salemba Medika.

[4] Junaidi, Iskandar. 2004. Panduan Praktis Pencegahan & Pengobatan Stroke. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.

[5] Nursalam. 2013. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

[6] Pudiastuti, Ratna Dewi. 2011. Penyakit Pemicu Stroke. Yogyakarta : Nuha Medika.

[7] Sitompul, Everhardus S. 2012. Asosiasi Genotip Apoliprotein E dengan Keluaran Pasien Pasca Stroke Iskemik (http://eprints.undip.ac.id/45597/1/Halaman_Judul.pdf) (diakses pada 16 Maret 2017 Pukul 14.08 WIB)

[8] Nastiti, Dian. 2012. Gambaran Faktor Risiko Stroke pada Pasien Stroke Rawat Inap Di Rumah Sakit Krakatau Tahun 2011 (lib.ui.ac.id/file?file=digital/20289574-S-Dian%20Nastiti.pdf) (diakses pada 8 Februari 2017 pukul 14.04 WIB)

[9] Aaronson, P I, Jeremy P.T. W. 2007. At a Glance Sistem Kardiovaskular. Jakarta : Penerbit Erlangga.

[10] Jayanti, Alfica Agus. 2015. Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Stroke Di Sulawesi Selatan Tahun 2013. (http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28883/1/ALFICA%20AGUS%20JAYANTI-FKIK.pdf) (diakses pada 18 November 2016 pukul 15.35 WIB)

[11] Soeharto, Iman. 2001. Kolestrol & Lemak Jahat, Kolestrol & Lemak Baik, dan Proses Terjadinya Serangan Jantung dan Stroke. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Unduhan

Diterbitkan

2018-04-18

Cara Mengutip

Riyanto, R., & Nuraisyah, S. (2018). GAMBARAN FAKTOR RISIKO STROKE PADA PASIEN STROKE DI POLIKLINIK SARAF RSUD INDRAMAYU. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 5(2), 72–80. https://doi.org/10.36973/jkih.v5i2.32

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama